Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Twitter? Apa sih itu?

Banyak jejaring sosial yang semakin populer di dunia maya alias internet. Populernya jejaring ini karena mudahnyamencari teman dan saling berbagi tanpa melihat perbedaan waktu, tempat, dan juga budaya.

Diawali dengan booming Friendster dan MySpace, lalu populernya Facebook yang langsung disukai karena kesederhanaan layout dan pilihan untuk berkoneksi.

Kali ini nampaknya Twitter yang sedang jadi jawara di kalangan para selebritis Hollywood. Bahkan menurut Wikipedia, Twitter sekarang telah menjadi situs jejaring sosial terbesar ketiga setelah Facebook dan MySpace. Tapi apa sih sebenarnya Twitter itu?


Jejaring pertemanan berlogo burung berwarna biru ini sebenarnya sama saja dengan jejaring sosial lainnya. Bedanya, Twitter adalah sebuah layanan microblogging di mana anggotanya bisa menjawab pertanyaan “Apa yang sedang kamu lakukan?” dengan mengirimkan pesan singkat terbatas hanya sampai 140 karakter.

Format jawaban pendek yang disebut dengan tweet itu menunjukkan karakteristik layanan yang diberikan oleh Twitter yang merupakan keunggulannya dibanding situs lain. Twitter memudahkan disampaikannya informasi singkat dan padat tanpa harus capek-capek mengirim SMS atau e-mail. Keunggulan lainnya adalah kita bisa berbagi informasi dengan orang-orang lain di luar kontak HP atau e-mail kita. Tentu saja, hal ini bisa membuat lingkaran teman kita lebih banyak, lebih luas, dan kita bisa bergabung ke dalam komunitas orang-orang yang lebih besar dan cepat berkembang.

Menggunakan layanan Twitter pun tampaknya jauh lebih mudah daripada layanan jejaring pertemanan lainnya. Kita bisa mengirimkan pesan singkat kita melalui beberapa cara, bisa melalui situs Twitter secara langsung, melalui SMS, atau melalui aplikasi Twitter lainnya seperti Twirl, Snitter, atau Twitterfox yang merupakan aplikasi tambahan untuk browser Firefox.

Lalu, sebenarnya apa sih yang membuat Twitter menjadi begitu populer? Sepertinya karena Twitter bisa dimanfaatkan untuk berbagai penggunaan, apakah itu untuk urusan pribadi ataupun untuk urusan bisnis.

Twitter bisa digunakan sebagai sarana yang hebat untuk terus berhubungan dengan teman-teman kita. Kita bisa memberikan informasi dengan cepat tentang keberadaan kita ataupun apa yang akan kita lakukan. Misalnya, kita bisa menulis, “Aku mau makan teriyaki di resto Jepang nih, ada yang mau ikutan nggak?” Dan kita tinggal menunggu teman-teman kita memberi respons pada tweet kita (alias memberi RT, Response Tweet).

Untuk urusan bisnis, Twitter bisa dijadikan alat untuk mengumumkan kabar terbaru atau posting blog terbaru dari sebuah perusahaan bahkan berinteraksi dengan konsumen. Twitter juga memudahkan kolaborasi internal dan komunikasi dalam sebuah kelompok.

Saking mudahnya penggunaan Twitter, sampai-sampai pemerintah Israel pun mengumumkan secara resmi bahwa mereka akan melakukan konferensi pers via Twitter sejak 30 Desember tahun lalu. Tak main-main, NASA juga menggunakan Twitter untuk memberi berita terbaru mengenai penemuan air di Mars pada Oktober 2007 silam. Bahkan, Presiden Amerika, Barack Obama, juga punya akun di Twitter yang bebas diikuti.

Tak hanya para eksekutif dan politikus saja yang menggunakan Twitter, selebritis pun tak mau ketinggalan memanfaatkan jejaring ini untuk berhubungan dengan teman, fans, dan keluarga. Bahkan mencari opini fans tentang lagu yang pas untuk dimasukkan ke album the best seperti yang dilakukan manajemen Madonna.

Plurk

Ada fenomena menarik , Para makhluk dunia maya baru saja menemukan tempat baru untuk berkumpul. Namanya Plurk, sebuah fasilitas microblogging yang digabungkan dengan model jejaring pertemanan, plus sedikit konsep forum di dalamnya.
Microblogging adalah format penulisan blog dalam batasan jumlah karakter tertentu. Mirip SMS, dan umumnya menceritakan apa yang sedang dilakukan penulisnya saat itu. Salah satu pioneer-nya adalah Twitter, yang lalu diikuti oleh Jaiku dan Pownce.

Di Indonesia sendiri ada pula Kronologger yang barusan saja di-update dengan fitur tambahan, bisa posting sekaligus langsung dari Kronologger ke Twitter, Pownce, Jaiku, dan Plurk.


Faktor utama yang membedakan Plurk dengan yang lain memang dari sisi desain. Format timeline dimana Anda bisa langsung melihat semua post teman Anda di satu halaman. Teknologi Ajax sangat bermain di sini. Plurk bahkan tampil dengan beragam pilihan karakter/maskot dan desain theme untuk timeline-nya. Sejak minggu lalu, Anda bahkan bisa bebas bermain CSS untuk mengkustomisasi theme Anda.

Hal menarik lainnya adalah sistem Karma, sistem poin yang mungkin sudah familiar bagi Anda yang sering berkumpul di forum-forum. Semakin aktif Anda di Plurk, semakin tinggi Karma Anda. Semakin tinggi Karma akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan pilihan karakter dan emoticon yang beragam pula. Sistem ini di awalnya kan mendorong Anda untuk aktif. Bisa jadi, karena akhirnya sudah menjadi kebiasaan, Anda semakin giat melakukan posting tanpa lagi memperhatikan poin Karma Anda.

Visualisasi dan konsep Plurk yang menarik ini kini banyak diminati orang sini. Lihat saja penghuninya di tautan ini atau ini. Di halaman itu Anda bisa melihat peringkat pengguna Plurk di Indonesia berdasarkan jumlah Plurk-nya, komentar/responnya, Karma-nya, hingga jumlah teman yang direkrutnya. Di tautan terakhir pula, Anda bisa mengecek jumlah pengguna Plurk dari setiap kota.

Kegilaan ber-Plurk-ria ini kebanyakan memang dilakukan oleh para blogger. Hehe, bahkan bisa-bisa para blogger semakin malas menulis, karena semua rekan bloggernya ada di sana, dan bisa berinteraksi dengan cepat satu dengan lainnya di sana. Karena mudahnya ber-Plurk-ria (nggak terlalu memikirkan apa yang harus ditulis), membuatnya menarik pula untuk para pendatang baru. Beragam komunitas online terlihat di sini. Ada yang dari forum, ada pula komunitas game developer, bahkan terlihat pula ibu-ibu muda di sini.

Beberapa tautan menarik seputar Plurk:
  • Plurkmania: untuk melihat statistik Plurk.
  • Plurk Top User: juga untuk melihat statistik Plurk.
  • Plurk Karma Trends: untuk melihat tren Karma pengguna Plurk. Cek juga FAQ tidak resmi tentang Plurk di sini.
  • Plurkerati: versi lain dari statistik Plurk. Dibuat oleh Chris Prakoso, yang saat ini berdomisili di London.
  • Plurker: entah apa gunanya ini, untuk melihat Plurk seseorang tanpa harus meresponnya.
  • Plurkpix: unggah gambar Anda dan Plurk tentang gambar itu di sini.
  • Plurkable: blog seputar dunia Plurk. Ada pula koleksi emoticon di sini.
  • Plurkiverse: juga blog seputar dunia Plurk, dilihat dari sudut pandang jejaring sosial.
  • Plurkshops: blog tentang Plurk, dilengkapi dengan liputan wawancara seputar jejaring sosial.
  • Plurkaholics: juga blog tentang Plurk.
  • Plurkular: lagi-lagi blog tentang Plurk.
  • My Pleeps!: satu-satunya blog tentang Plurk yang nggak diawali dengan kata Plurk.
  • Plurkland: blog tentang Plurk, dalam bahasa Spanyol.
  • Plurktionary: tips dan trik seputar Plurk.
  • Plurktemplates: tempat Anda bisa berbagi desain template Plurk Anda dengan pengguna Plurk lain. Baru berjalan, dibuat oleh Stratego.

Jadi sudahkah Anda nge-Plurk?

Bing


Pada Kamis (28/5) lalu, Microsoft telah membuka rahasia mengenai Bing, sebuah search engine hasil rebrand dan pembangunan ulang oleh Microsoft, dari search engine yang sebelumnya diberi nama Kumo. Bing ini didesain untuk menggantikan Live Search. Bing ini memiliki improvisasi dari produk search engine sebelumnya, dan akan berkompetisi dengan Google Search. Bing ini sekaligus akan membantu Microsoft untuk share bisnis, dan tentu saja kehadirannya mengejutkan untuk Google.

Mulai 1 Juni, user dapat menggunakan search engine Bing dari alamat Live Search, Seadngkan di tanggal 3 uni, Bing akan menjadi default search engine yang baru. Bing juga menampilkan pop up di text di hasil pencarian yang disentuh oleh mouse user. Hal ini akan menurut Microsoft akan mempersingkat waktu jika user tidak yakin akan mengkuti link hasil pencarian tersebut.

Bing dapat me-review banyak produk, walaupun tidak selalu ditampilkan dalam hasil pencarian. Ketika user ingin berbelanja online, baik Google maupun Bing memiliki link pencarian “Shopping” yang banyak. Hanya bedanya, Google menampilkan rating penjual, dan Bing tidak. Namun, Bing menampilkan program cashback, yang sulit untuk dikalahkan.